Macam-Macam Angin Beserta Penjelasannya Lengkap dan Mendetail

Hai sahabat semua, kali ini saya mau berbagi sebuah materi yang bermanfaat lagi nih untuk kalian pembaca setia blog informasibelajar.com ini. Materi kali ini yaitu Macam-Macam Angin beserta Penjelasannya.

Kita tahu kalau udara itu bergerak karena adanya perbedaan tekanan yang ada di bumi. Karena perbedaan tekanan tersebut otomatis akan terbentuk tekanan tinggi dan tekanan rendah. Perbedaan inilah yang mengakibatkan terjadinya aliran udara. Aliran ini bergerak dari tempat yang bertekanan tinggi ke tempat yang bertekanan rendah.

Proses Terbentuknya Angin

Aliran udara yang bergerak itulah yang disebut dengan angin. Untuk lebih jelasnya silahkan pahami definisi angin berikut:
Angin adalah udara yang bergerak karena adanya rotasi bumi dan perbedaan tekanan udara disekitarnya, yang mengakibatkan udara mengalir atau bergerak dari tempat bertekanan tinggi ke tempat yang memiliki tekanan lebih rendah.
Kecepatan dari angin sendiri bisa kita ukur menggunakan sebuah alat yang bernama anemometer, sedangkan alat untuk mengetahui arah dan kecepatan angin dinamakan Windsock.

Proses Terbentuknya Angin

Prosesnya yaitu pertama apabila udara dipanaskan maka udara akan mengalami pemuaian dan membuat udara tersebut menjadi lebih ringan sehingga udara akan naik. Udara dingin yang ada disekitarnya akan bergerak menuju ke udara yang bertekanan rendah tadi dan membuat udara menjadi lebih berat sehingga akan turun ke tanah.

Diatas tanah, udara mengalami proses yang sama dengan awal tadi dan begitu seterusnya sehingga udara panas akan naik dan udara dingin akan turun yang mengakibatkan terjadinya arus konveksi.

Penting!! Yang perlu sobat ingat yaitu jika suhu tinggi maka tekanan rendah, sebaliknya jika suhu rendah maka tekanan tinggi. Udara dengan suhu tinggi akan naik sedangkan udara dengan suhu rendah akan turun.
Faktor-Faktor yang Menyebabkan Terjadinya Angin


  • Gradien Barometris, yaitu bilangan yang memperlihatkan pada perbedaan tekanan udara dari 2 isobar yang jaraknya 111 km. Semakin besar gradien barometrisnya, maka semakin cepat angin itu bertiup.
  • Lokasi, kecepatan angin pada khatulistiwa lebih cepat daripada angin yang jauh dari khatulistiwa. Tinggi lokasi juga berpengaruh, semakin tinggi suatu tempat, maka akan semkain kencang angin bertiup hal ini karena sedikitnya gaya gesek yang terjadi.
  • Waktu, pada siang hari angin bertiup lebih cepat dibandingkan dengan pada waktu malam hari.
Penting!! Perlu kalian tahu, bahwa angin tidak bisa dilihat, hanya bisa dirasakan.

Macam-Macam Angin

  • Angin Laut
    Angin laut adalah angin yang bertiup dari laut ke darat yang terjadi pada siang hari sekitar pukul 9 pagi hingga 4 sore. Angin ini dimanfaatkan oleh para nelayan tradisional untuk pulang dari menangkap ikan.
  • Angin Darat
    Angin darat adalah angin yang bertiup dari darat ke laut yang terjadi pada malam hari. Angin ini mulai terasa sekitar pukul 8 malam hingga 6 pagi yang dimanfaatkan oleh para nelayan untuk berangkat menangkap ikan.
  • Angin Lembah
    Angin lembah adalah angin yang bertiup dari lembah ke puncak gunung yang terjadi saat siang hari.
  • Angin Gunung
    Angin gunung adalah angin yang bertiup dari puncak gunung turun ke lembah yang terjadi pada malam hari.
  • Angin Fohn
    Angin fohn atau angin jatuh yaitu kelanjutan dari proses terjadinya hujan orografis. Setelah sampai di puncak, maka angin akan turun melalui lembah-lembah yang sifatnya kering dan panas. Angin ini sifatnya merusak karena suhunya yang cukup tinggi sehingga mengakibatkan banyak tanaman-tanaman yang mati.

    Angin fohn sendiri memiliki nama-nama yang berbeda antara satu daerah dengan daerah lainnya, misalnya di Sulawesi Selatan dinamai angin brubu, angin bahorok di Deli Sumatra Utara, angin kumbang di Cirebon Jawa Barat, angin gending di Pasuruan dan Probolinggo, serta angin wambrau di Papua.
  • Angin Muson Barat
    Angin muson barat adalah angin yang mengalir dari benua Asia ke benua Australia. Angin ini membawa banyak uap air karena melewati perairan dan samudra. Angin ini mengakibatkan Indonesia mengalami musim penghujan.
    (baca juga pengertian dan proses daur air)
  • Angin Muson Timur
    Angin muson timur adalah angin yang mengalir dari benua Australia ke Benua Asia. Angin ini sifatnya kering karena melalui beberapa gurun yang mengakibatkan Indonesia mengalami musim kemarau.
  • Angin Siklon
    Angin siklon adalah angin yang bergerak menuju tekanan udara yang minimum. Dibagian bumi utara angin ini bergerak berlawanan dengan arah jarum jam, sebaliknya dibagian bumi selatan bergerak searah jarum jam.
  • Angin Antisiklon
    Angin antisiklon adalah angin yang meninggalkan tempat bertekanan maksimum. Pergerakan angin ini di bagian utara searah jarum jam dan di bagian selatan berlawanan dengan arah jarum jam.
Nah itu dia materi kita kali ini mengenai macam-macam angin beserta penjelasannya, semoga bermanfaat dan jangan lupa like dan share artikel ini ya. Terima Kasih.
Tag : geografi
0 Komentar untuk "Macam-Macam Angin Beserta Penjelasannya Lengkap dan Mendetail"

Back To Top
Ruangguru.com