Teks Eksposisi (Contoh Ciri Beserta Strukturnya)

Yo apa kabar, kembali lagi di informasibelajar.com, nah kali ini saya mau berbagi artikel tentang apa sih teks eksposisi itu. Tentunya kita tidak hanya membahas sebatas pengertian saja, tetapi kita akan mengulik lebih dalam lagi seputar teks ini, mulai dari strukturnya, jenisnya, ciri-cirinya dan juga contoh teks eksposisi tentunya.

Sedikit informasi saja, bahwa teks ini merupakan salah satu materi pada mapel Bahasa Indonesia SMA, dan saya yakin kebanyakan atau hampir semua yang membaca artikel ini adalah anak-anak SMA. Untuk itu saya mencoba akan membuat artikel ini dengan bahasa yang enak namun mudah untuk sobat semua pahami.

Oke, tidak usah berlama-lama, langsung saja kita mulai pembahasan pertama dari teks ini. Yang akan kita bahas pertama adalah pengertiannya terlebih dahulu.

Pengertian Teks Eksposisi

Pengertian Teks Eksposisi


Teks eksposisi adalah paragraf atau karangan yang mana didalamnya mengandung informasi-informasi tertentu yang tujuan penulisannya untuk memberikan pengertian atau penjabaran dengan gaya penulisan yang singkat, padat dan jelas.

Itu dia pengertian dari teks eksposisi, nah pasti sobat bingung kalau hanya membaca pengertiannya saja, untuk itu sobat harus melihat juga contoh teks eksposisi yang nantinya akan saya berikan pada akhir artikel, jadi jika ingin lebih paham lagi tentang teks ini, silahkan sobat baca hingga selesai ya.

Setelah kita membahas pengertian, selanjutnya kita akan membahas ciri-cirinya, nah berikut ini ciri-cirinya :

Ciri-Ciri Teks Eksposisi :

  • Gaya informasi yang disajikan persuasif atau sifatnya mengajak pembaca
  • Menggunakan bahasa baku dan disampaikan secara jelas dan lugas
  • Objek yang dijabarkan adalah informasi-informasi pengetahuan
  • Netral atau tidak memihak pihak manapun
  • Bersifat objektif
  • Disertai dengan fakta berupa data-data yang akurat
  • Fakta yang ada dijadikan alat konkritasi dan kontribusi

Setelah melihat beberapa ciri diatas, tentunya sobat menjadi lebih paham lagi kan tentang apa itu teks eksposisi? Namun informas-informasi diatas masih kurang lengkap, masih ada beberapa point yang perlu sobat ketahui untuk lebih memperdalam pemahaman sobat, selanjutnya kita akan membahas tentang struktur dari teks eksposisi itu sendiri.

Struktur Teks Eksposisi :

Struktur Teks Eksposisi

# Pernyataan Pendapat (Tesis)

Tesis adalah bagian yang isinya tentang sudut pandang penulis terhadap suatu topik yang akan dibahas dalam teks. Tesis ini berdasarkan dari suatu bentuk pernyataan yang nantinya akan diperkuat dengan argumen-argumen untuk membuatnya lebih kuat.

# Argumentasi

Argumen adalah suatu bentuk bukti atau alasan yang gunanya untuk memperkuat pernyataan umum atau tesis yang bersumber dari hasil penelitian atau sumber lain. Namun dalam prakteknya, argumentasi ini juga bisa digunakan untuk membuat sanggahan atau menolak suatu pernyataan.

# Penegasan Ulang Pendapat

Penegasan ulang atau juga bisa disebut sebagai kesimpulan ini gunanya untuk menegaskan kembali apa yang dijelaskan pada teks eksposisi ini.

Unsur Kebahasaan Teks Ekposisi

# Pronomina

Pronomina (kata ganti) adalah jenis kata yang menggantikan nomina atau frasa nomina. Pronomina ini dibagi menjadi 2, antara lain :

  • Pronomina persona (kata ganti orang) yaitu persona tunggal. Contohnya ia, dia, anda, kamu, aku, saudara, -nya, -mu, -ku, si-, dan Persona jamak, contohnya kita, kami, kalian, mereka, hadirin, para.
  • Pronomina Nonpersonal (kata ganti bukan orang) yaitu pronomina penunjuk, contohnya ini, itu, sini, sana, situ, dan pronomina penanya, contohnya apa, mana, siapa.
# Konjungsi

Konjungsi atau kata penghubung ini fungsinya untuk memperkuat argumen yang ada. Berikut ini beberapa jenis konjungsi yang sering ditemui pada teks eksposisi :

  1. Konjungsi waktu : sebelum, setelah itu, kemudian sesudah, setelah, lalu
  2. Konjungsi gabungan : dengan serta, dan,
  3. Konjungsi pembatasan : asal, selain kecuali
  4. Konjungsi tujuan : supaya, agar, untuk
  5. Konjungsi persyaratan : asalkan, bilamana, apabila jika, jikalau, apabila, bila
  6. Konjungsi perincian : adalah, yaitu, antara lain, yakni, ialah
  7. Konjungsi sebab-akibat : akibat, akibatnya, sehingga, karena, sebab
  8. Konjungsi pertentangan : namun, melainkan, sedangkan, akan tetapi, tetapi
  9. Konjungsi pilihan : atau
  10. Konjungsi penguatan/penegasan : hanya, lagi pula, itu pun, apalagi, bahkan
  11. Konjungsi penjelasan : bahwa
  12. Konjungsi perbandingan : serupa, ibarat, bagai, seperti,
  13. Konjungsi penyimpulan : jadi, dengan demikian oleh sebab itu, oleh karena itu
# Kata Leksikal (Nomina, Verba, Adjektiva, Adverbia)

Nomina (kata benda) - adalah kata yang merujuk pada benda baik nyata maupun abstrak. Dilihat dari bentuk dan maknanya, ada yang berbentuk nomina dasar ataupun nomina turunan.

Verba (kata kerja) - adalah kata yang mengandung makna dasar perbuatan, proses, atau keadaan yang bukan sifat. Dalam kalimat sendiri berkedudukan sebagai predikat.

Adjektiva (kata sifat) - adalah kata yang dipakau untuk mengungkapkan sifat atau kondisi orang, benda, dan binatang. Contoh kata sifat antara lain : tampan, cantik, indah, jelek, lunak, jernih, besar, kecil dan lainnya.

Adverbia (kata keterangan) - adalah kata yang fungsinya untuk melengkapi suatu kalimat. Kata keterangan bisa berupa keterangan tempat, waktu, suasana, dan lainnya.

Jenis-Jenis Teks Ekposisi

  • Teks eksposisi definisi - adalah paragraf yang memaparkan definisi atau pengertian suatu topik tertentu.
  • Teks eksposisi proses - adalah tahapan atau langkah-langkah untuk melakukan sesuatu.
  • Teks eksposisi ilustrasi - adalah paragraf yang menyajikan informasi dengan cara memberikan gambaran yang sederhana tentang suatu topik dengan topik lain yang memiliki kesamaan.
  • Teks eksposisi laporan - adalah paragraf yang mengemukakan laporan dari suatu peristiwa.
  • Teks eksposisi perbandingan - adalah paragraf yang dibuat dengan cara membandingkan gagasan utama dengan topik lain.
  • Teks eksposisi pertentangan - adalah paragraf yang berisi tentang pertentangan akan suatu hal.

Contoh Teks Ekposisi


Contoh Teks Eksposisi

# Teks Ekposisi Tentang Ekonomi

Ekonomi Indonesia

Tesis :
Ekonomi rakyat merupakan “kegiatan ekonomi rakyat banyak” . Jika dihubungkan dengan kegiatan pertanian, maka yang dimaksud dengan kegiatan ekonomi rakyat adalah kegiatan ekonomi petani atau peternak atau nelayan kecil, petani gurem, petani tanpa tanah, nelayan tanpa perahu, dan sejenisnya; dan bukan perkebunan atau peternak besar atau MNC pertanian, dan sejenisnya.

Argumentasi :
Perspektif lain dari ekonomi rakyat ini bisa juga dilihat dengan menggunakan perspektif jargon: “ekonomi dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat”. 
“Dari rakyat”, berarti kegiatan ekonomi itu berhubungan dengan penguasaan rakyat dan aksesibilitas rakyat untuk sumber daya ekonomi. Rakyat menguasai dan mempunyai hak atas sumber daya untuk mendukung kegiatan produktif dan konsumtifnya.

“Oleh rakyat”, berarti proses produksi dan konsumsi dikerjakan dan dilakukan oleh rakyat. Rakyat mempunyai hak untuk pengelolaan proses produktif dan konsumtif itu. Berhubungan dengan sumber daya (produktif dan konsumtif), rakyat mempunyai alternatif untuk memilih dan memutuskan sistem pemanfaatan mana, misalnya berapa banyak jumlah yang harus dimanfaatkan, siapa yang memanfaatkan, bagaimana proses pemanfaatannya, bagaimana menjaga kelestarian bagi proses pemanfaatan berikutnya, dan sebagainya.

“Untuk rakyat”, berarti rakyat banyak merupakan ‘beneficiaries utama dari setiap kegiatan produksi dan konsumsi. Rakyat menerima manfaat, dan indikator kemantaatan paling utama adalah kepentingan rakyat.

Penegasan Ulang Pendapat :
Dalam hal ini perlu pula dikemukakan bahwa ekonomi rakyat dapat berkaitan “dengan siapa saja”, dalam arti kegiatan transaksi dapat dilakukan juga dengan “non-ekonomi-rakyat”. Juga tidak ada pembatasan mengenai besaran, jenis produk, sifat usaha, permodalan, dan sebagainya. Ekonomi rakyat tidak eksklusif tetapi inklusif dan terbuka. Walaupun demikian, sifat fundamental diatas telah pula menciptakan suatu sistem ekonomi yang terdiri dari pelaku ekonomi, mekanisme transaksi, norma dan kesepakatan (“rule of the game”) yang khas, yang umumnya telah memfasilitasi ekonomi rakyat untuk survive dan berkembang sejalan dengan perkembangan sosial ekonomi masyarakatnya.

# Teks Eksposisi Tentang Pendidikan

Perubahan Kurikulum di Indonesia

Tesis :
Sistem pendidikan Indonesia dewasa ini mengalami suatu perubahan yang sangat signifikan. Perubahan tersebut berkaitan dengan kurikulum yang digunakan dalam dunia pendidikan Indonesia. Dimana, kurikulum 2006 yang sejak lama dipakai diganti dengan kurikulum 2013. Walaupun tidak semua sekolah menggunakan kurikulum ini, namun tetap berjalan sebagimana mestinya. 

Argumentasi :
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dalam beberapa kesempatan menjelaskan bahwa, kurikulum 2013 diprioritaskan pada sekolah-sekolah yang memiliki akreditasi A atau sekolah berstandar Internasional, yang biasa disingkat dengan RSBI (Rintisan Sekolah Berstandar Internasional). Syarat keterjangkauan distribusi buku juga menjadi syarat terhadap sekolah pelaksana kurikulum 2013. Kemendikbud juga menerangkan bahwa kurikulum 2013 ini fokus pada pembangunan sikap, pengetahuan, keterampilan, karakter yang berlandaskan pada pendekatan ilmiah atau scientific approach.

Selain itu, kurikulum 2013 juga menitikberatkan kepada hubungan antara pembelajaran dengan rasa syukur pada pemberian Tuhan Yang Maha Esa kepada manusia selaku pengelola alam sekitar. Khususnya mengacu pada pembelajaran yang dimulai dengan mengamati, menanya, menalar, dan mencoba atau mencipta.

Musliar Kasim selaku wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan beranggapan, bahwa Kurikulum 2013 lebih menonjolkan praktik daripada hafalan. Sebab selama ini, peserta didik banyak dibebani hafalan, yang justru dirasa kurang meningkatkan kreativitas. Melalui Kurikulum 2013 ini, pemerintah ingin menghasilkan anak bangsa Indonesia yang produktif, kreatif, dan afektif. Dalam kurikulum 2013 setiap peserta didik dibentuk agar memiliki pengetahuan, keterampilan, dan sikap.

Meutia Hatta, Anggota Dewan Pertimbangan Presiden mengungkapkan bahwa kurikulum 2013 ini bertujuan untuk membentuk karakter generasi berkualitas, cinta tanah air dan bangsanya. Selain itu kurikulum 2013 juga menitikberatkan peran aktif siswa dalam proses belajar mengajar, sehingga generasi mendatang tetap mempunyai jati diri bangsa Indonesia dan berkualitas.

Penegasan Ulang :
Namun, ternyata banyak juga masyarakat yang menolak berlakunya kurikulum 2013 ini. Perubahan kurikulum ini dianggap sangat mendadak dan di paksakan. Bahkan, ada yang beranggapan kurikulum ini kurang fokus karena menggabungkan dua mata pelajaran yang memiliki substansi pokok yang berbeda. Meskipun, mata pelajaran yang akan diajarkan dibuat lebih sederhana, tetapi tingkat pengetahuan dan pemahaman yang dimiliki peserta didik akan semakin berkurang karena mata pelajaran tersebut tidak dipelajari secara utuh, namun secara terpisah-pisah sehingga akan membuat peserta didik menjadi bingung.

# Teks Eksposisi Tentang Kesehatan

Manfaat Lidah Buaya

Tesis :
Sejak zaman dahulu, nenek moyang kita telah mengenal tanaman lidah buaya lengkap dengan manfaatnya. Manfaat tumbuhan yang bernama latin Aloe Vera ini tidak hanya sebagai penyubur rambut, namun juga bermanfaat bagi kesehatan tubuh.

Lidah buaya memiliki ciri-ciri : daun berbentuk panjang, tebal, dan berwarna hijau. Daunnya mengandung serat bening sebagai daging.

Argumentasi :
Walaupun sejak dahulu dikenal memiliki banyak manfaat, namun belum banyak orang yang mengetahui bahwa tanaman ini bisa menjadi komoditas yang menguntungkan.

Para peneliti mengungkapkan banyak manfaat dari tanaman serbaguna ini. Di bawah ini akan dijelaskan mengenai manfaat tersebut.

1. Bagian tertentu dari tanaman lidah buaya dapat menjadi obat yang sangat baik untuk mempercepat proses penyembuhan. Lidah buaya dinilai sangat baik untuk mengobati bekas luka, luka bakar dan luka karena cedera.

2. Lidah buaya juga dikenal karena sifat anti-inflamasinya. Dengan kata lain, tanaman ini mempunyai kemampuan untuk memperlambat peradangan karena adanya asam lemak. Mengoleskan gel lidah buaya dapat mencegah atau menghentikan peradangan yang disebabkan oleh cedera, disfungsi kekebalan tubuh, dan lain sebagainya.

3. Meningkatkan pencernaan dan membantu detoksifikasi tubuh. Tidak hanya itu, lidah buaya merupakan pencahar yang baik dan sangat membantu dalam berurusan dengan sembelit.

4. Lidah buaya mempunyai efek anti-bakteri dan anti-jamur, sifat ini membuat lidah buaya menjadi salah satu produk alami yang sehat, antioksidan yang kuat, menangkal radikal bebas dan melindungi tubuh.

5. Gel atau jus dari tanaman lidah buaya secara tradisional digunakan sebagai obat untuk diabetes karena sifatnya yang dapat menurunkan kadar gula dalam darah

Penegasan Ulang :
Sudah jelas, lidah buaya tidak hanya bermanfaat sebagai ramuan penyubur rambut, tetapi justru sebagai makanan alami yang menyehatkan. Ternyata alam sangat lengkap menyediakannya untuk kita.

# Contoh Teks Eksposisi Tentang Politik

Hindari Caleg Pelaku Korupsi

Tesis :
Partai politik yang akan mengikuti pemilihan umum, mestinya mempunyai standar dalam merekrut calon anggota legislatif yang tegas dan ketat.

Kriteria calon wakil rakyat itu harus jelas dan bisa menjadi filter dalam mencegah calon wakil rakyat dengan riwayat hidup kurang baik masuk.

Contohnya, caleg yang mempunyai track record masalah korupsi atau pelanggaran HAM, tidak diterima sebagai bakal caleg. Hal ini penting untuk memastikan calon anggota dewan itu benar-benar orang baik yang mempunyai kredibilitas, kapabilitas dan intregritas.

Tentu saja partai politik memiliki mekanisme khusus dalam hal fit and proper test. Kriterianya bisa saja tidak sama bagi semua partai politik. Tetapi paling tidak, ada prinsip umum yang harus digunakan semua partai politik dalam menyeleksi anggotanya.

Argumentasi :
Hal ini penting karena banyak bukti dari hasil survey, bahwasanya parlemen baik tingkat pusat maupun regional dinilai lembaga terkorup.

Hal ini dipaparkan oleh Wakil Sekretaris Jenderal Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP), Jojo Rohi, berhubungan dengan kriteria dalam menyeleksi calon wakil rakyat oleh setiap partai politik yang akan mendapatkan suara rakyat dalam setiap pemilu.

Penegasan Ulang :
Penetapan standar caleg kriteria yang tegas dan jelas oleh partai politik sangat dibutuhkan sebab terkait dengan siapa saja orang yang pantas untuk diusung menjadi calon wakil rakyat.

Antikorupsi menjadi hal primer yang harus dicantumkan dalam kriteria menjaring caleg. Konsekuensinya, caleg yang mempunyai rekam jejak kasus korupsi tidak boleh dijadikan sebagai caleg.

Selain antikorupsi yang patut juga dipertimbangkan adalah pelanggar HAM, hal ini merupakan suatu bagian dari warisan reformasi yang hingga kini belum terselesaikan.

Caleg yang memiliki rekam jejak pelanggar HAM dalam bentuk apa pun seharusnya tidak dicalonkan sebagai bakal caleg sebab fungsi wakil rakyat salah satunya yaitu melakukan advokasi terhadap pelanggaran-pelanggaran HAM melalui legislasi.
Tag : bindo, Indonesia
0 Komentar untuk "Teks Eksposisi (Contoh Ciri Beserta Strukturnya)"

Back To Top
Ruangguru.com