Contoh Tajuk Rencana Pendidikan Yang Benar

Dalam suatu surat kabar, ada yang namanya tajuk rencana. Tajuk rencana bisa dijadikan sebagai tolak ukur kualitas dari suatu surat kabar. Biasanya hal-hal yang dibahas dalam bagian ini adalah hal yang sedang hangat dibicarakan di masyarakat atau topik lain yang baru dan menarik untuk dibahas.

Tapi tidak hanya itu saja, masih ada hal-hal lain seputar pengertian tajuk rencana yang bisa sobat ketahui, tentunya dengan membaca artikel ini sampai selesai. Dan yang paling penting, sobat juga harus tahu contoh tajuk rencana yang baik dan benar.

Eits, sebelum kita belajar materi kali ini, saya ingin sedikit memberi info untuk sobat yaitu tempat belajar online yang berkualitas, ya Ruangguru. Disana sobat bisa mengakses berbagai hal seputar materi sekolah, ditambah sekarang sobat bisa bimbel online di Ruangguru digitalbootcamp. Jadi bisa belajar bareng teman se-Indonesia.

Sudah siap ingin belajar? oke langsung saja kita mulai pembahas kali ini 🙂

Pengertian Tajuk Rencana

Contoh Tajuk Rencana

Tajuk rencana adalah artikel utama atau artikel pokok dari suatu surat kabar yang mana menjadi pandangan redaksi akan suatu peristiwa yang tengah menjadi perbincangan ketika surat kabar itu diterbitkan.

Didalam teks tajuk rencana atau disebut juga teks editorial ini biasanya diungkapkan adanya informasi atau masalah aktual, penegasan pentingnya masalah, opini redaksi tentang masalah tersebut, kritik dan saran atas permasalahan, dan harapan redaksi akan peran serta pembaca.

Jika sobat kurang paham dengan pengertian tajuk rencana yang saya jelaskan diatas, silahkan sobat klik disini.

Pada tajuk rencana ini juga sobat nantinya akan bertemu dengan kalimat-kalimat fakta dan opini yang mana tentunya sobat harus paham terlebih dahulu akan ke-2 hal tersebut. Tenang jika sobat belum begitu paham, saya sudah menyiapkan artikel mengenai kalimat fakta dan opini yang siap untuk sobat baca, silahkan klik contoh kalimat fakta dan opini.

Ada beberapa aspek utama yang menjadi fokus dalam tajuk utama antara lain sebagai berikut.

  • Judul
  • Latar belakang
  • Tokoh
  • Masalah
  • Peristiwa yang disampaikan
  • Opini penulis
  • Saran dan solusi permasalahan
  • Kesimpulan
  • Sumber berita
  • Anggota redaksi

# Ciri-Ciri Tajuk Rencana

⏩ Berisi opini pribadi dari redaksi mengenai suatu masalah yang sedang hangat diperbincangkan
⏩ Ulasan yang dimuat biasanya skalanya nasional artinya bisa diterima oleh seluruh kalangan pembaca

# Cara Membuat Tajuk Rencana

Mengenai cara membuat tajuk rencana, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Antara lain sebagai berikut.

  • Ide topik yang akan dibahas
  • Seleksi dan pencarian data-data terkait
  • Pembobotan substansi materi dan tesis dari keseluruhan uraian tajuk rencana
  • Penulisan tajuk rencana

Ada hal lain yang tak kalah penting, yaitu pembuatan judul yang harus diperhatikan. Judul menjadi sangat penting pasalnya sebagus apapun teks yang kita buat namun dengan judul yang kurang menarik maka orang lain tidak akan tertarik untuk membacanya.

Menurut saya pribadi, judul mewakili 50% isi dari teks itu sendiri, jadi keberadaannya sangatlah penting. Untuk itu pemilihan kata juga harus diperhatikan dan tidak boleh asal menentukan judul.

Tapi walaupun begitu, jangan pernah untuk membuat judul yang tidak sesuai dengan isi teks, hal itu justru akan membuat teks yang sobat buat terlihat jelek dimata pembaca.

Bagi yang belum tahu bagaimana judul yang baik untuk tajuk rencana, berikut ini point-point pentingnya 🙂

  1. Provokatif (menarik minat pembaca untuk membaca)
  2. To the point (singkat dan sesuai dengan isi teks)
  3. Relevan (tidak melenceng dari teks)
  4. Menarik (menggunakan kata-kata yang bisa diterima semua kalangan)
Untuk contoh pembuatan judulnya, sobat bisa melihat surat kabar-surat kabar seperti misalnya tajuk rencana koran sindo atau tajuk rencana kompas hari ini yang bisa sobat lihat dengan membeli koran terkait.

Oke sekarang kita sampai di pokok bahasan kita, nah kali ini saya akan mencoba untuk membuat sebuah contoh tajuk rencana pendidikan, jika misal ada kekurangan atau hal yang salah mohon koreksinya juga ya, soalnya saya juga sama-sama masih belajar 🙂

Contoh Tajuk Rencana Pendidikan

Bullying di Sekolah, Siapa Salah?
Akhir-akhir ini muncul beberapa video yang cukup viral dimasyarakat kita yaitu tentang kasus perundungan yang pelaku dan korbannya adalah dari kalangan siswa sekolah. Memang kasus yang terbilang sudah cukup sering terjadi ini kebanyakan terjadi dikalangan siswa senior dan siswa baru. Siswa senior merasa dirinya harus mendapat respect dari juniornya dengan melakukan berbagai cara, entah itu dengan mempermalukannya, memberi pelajaran secara fisik atau hal-hal lain yang merujuk ke tindakan negatif.
Kasus bullying siswa sekolah ini memang bisa dikatakan terjadi secara turun-temurun, seakan sudah menjadi budaya baru kalau siswa senior harus memberikan pelajaran kepada juniornya namun dengan cara-cara yang tidak dibenarkan. Lantas pertanyaannya, siapa yang patut dipersalahkan akan hal ini?
Jika kita melihat beberapa tahun kebelakang, ada kegiatan yang namanya MOS atau Masa Orientasi Siswa yang mana menjadi ajang perpeloncoan siswa-siswi baru entah itu ditingkatan SMP, SMA maupun bangku perkuliahan (ospek). Walaupun tujuan awal diadakannya MOS adalah untuk memperkenalkan siswa dengan lingkungan sekolah, melatih kekompakan antar sesama siswa, dan tujuan positif lainnya, namun pada prakteknya banyak disalah gunakan untuk melakukan tindakan yang tidak terpuji seperti misalnya melukai secara fisik.
Namun, sekarang ini MOS sudah ditiadakan, atau lebih tepatnya dirubah sistemnya yang mana sekarang guru lah yang memberi pembekalan-pembekalan dalam MOS itu sendiri sesuai dengan Permendikbud Nomor 18 tahun 2016 tentang Pengenalan Lingkungan Sekolah Bagi Siswa Baru.
Walaupun begitu, nampaknya sisa-sisa perpeloncoan itu masih ada dan terjadi dikalangan siswa sekolah. Lantas, siapa pihak yang sepatutnya dipersalahkan akan hal ini? Jika peristiwa perpeloncoan terjadi di lingkungan sekolah, maka pihak yang sangat perlu dipersalahkan adalah pihak sekolah karena dianggap lalai mengawasi kegiatan para siswanya, namun lain halnya jika terjadi diluar lingkungan sekolah dan diluar jam sekolah, maka pihak yang bisa dipersalahkan adalah pelaku dan orang tuanya karena kurangnya melakukan pengawasan terhadap mereka.
Dalam kasus divideo yang tengah viral ini, maka pihak yang bisa dipersalahkan adalah orang tua pelaku, karena peristiwa itu terjadi diluar sekolah dan diluar jam sekolah. Meskipun begitu, pihak sekolah juga tidak boleh lepas tanggungjawab begitu saja akan masalah ini.
Terlepas dari itu semua, kasus-kasus bullying seperti ini sudah sepatutnya menjadi perhatian kita semua, seluruh lapisan masyarakat. Bimbingan yang baik dari berbagai pihak akan sangat membantu meminimalisir terjadinya kasus-kasus seruap dilain waktu.

Nah itu dia contoh tajuk rencana beserta fakta dan opini, semoga bermanfaat dan jika sobat ingin contoh tajuk rencana tentang lingkungan, silahkan sobat komen dibawah, jika banyak yang request maka saya akan membuatkan 1 artikel khusus tentang judul tersebut.

Leave a Reply