Fungsi Usus Besar Pada Sistem Pencernaan Manusia Lengkap

Hai sahabat semua, kali ini saya mau berbagi artikel bermanfaat nih untuk kalian yaitu mengenai fungsi usus besar pada sistem pencernaan manusia. Usus besar menjadi salah satu organ yang memiliki peran dalam melakukan pembusukan terhadap makanan sebelum dikeluarkan melalui anus.

Nah bagi kalian yang belum mengetahui tentang pengertian usus besar, saya kan menjelaskannya khusus buat anda, silahkan simak baik-baik ya.

Apa itu Usus Besar?

Usus besar adalah salah satu organ pencernaan yang berbentuk melingkar dan berhubungan dengan penyerapan air dan ekskresi manusia melalui anus.

Usus besar memiliki peran dalam proses pembusukan karena makanan yang masuk ke dalam usus besar hanyalah makanan-makanan sisa. Didalam usus besar terjadi penyerapan air dan garam mineral dari sisa makanan yang masuk ke dalamnya. Nah proses pembusukan itu dibantu oleh bakteri.

Bagian-Bagian Usus Besar

Untuk struktur dari Usus Besar kalian bisa melihat gambar dibawah ini:

Bagian-Bagian Usus Besar dan Fungsinya

Dari gambar diatas terdapat 3 bagian penting di Usus Besar, bagian tersebut yaitu kolon asenden (naik), kolon transversum (dasar), dan kolon desenden (turun).

Jadi arah pergerakan makanan yang masuk ke Usus Besar yaitu dari kolon asenden atau kolom naik, kemudian kolon transversum atau kolon dasar, dan kolon desenden atau kolon turun yang kemudian akan dikeluarkan melalui rectum dan keluar melalui anus.

Nah seperti yang saya jelaskan tadi, proses pembusukan yang terjadi dibantu oleh bakteri, bakteri tersebut yaitu Eschercia coli yang jumlahnya cukup banyak didalam usus besar kita.

Bakteri Eschercia coli ini digunakan untuk membusukkan ampas atau sisa makanan yang masuk kedalam usus besar menjadi feses. Kegiatan yang dilakukan bakteri tersebut akan menghasilkan bau busuk yang akan keluar dalam bentuk Gas (kentut).

Selain itu terdapat masalah yang berhubungan dengan feses yaitu feses yang terlalu padat dan terlalu cair. Apa sih yang menyebabkan feses cair dan terlalu padat? mari kita jawab pertanyaan tersebut.

  • Feses Cair, jika feses yang dihasilkan berwujud cair atau terlalu cair, maka penyebabnya adalah infeksi di Usus besar kita yang mengakibatkan penyerapan air menjadi terganggu. Contoh penyakitnya sering kita sebut dengan Diare.
  • Fases terlalu Padat, jika feses yang dihasilkan berwujud terlalu padat, maka penyebabnya adalah jika kita menahan buang air besar. Hal itu karena saat kita menahan BAB maka usus besar akan melakukan penyerapan kembali yang sebetulnya tidak perlu dilakukan lagi. Karena penyerapan yang berlebihan, maka kandungan air yang ada didalam feses menjadi berkurang yang akibatnya akan membuat feses menjadi terlalu padat. Penyakitnya sering kita sebut dengan sembelit.
Lebih jelasnya kalian bisa melihat video dibawah ini:

Nah untuk mempermudah kalian dalam memahami materi ini, saya akan menyediakan rangkuman berupa bagian-bagian dari usus besar ini.
  • Sekum adalah struktur berbentuk kantung kecil yang membentuk bagian pertama dari usus besar.
  • Kolon Asenden, adalah bagian terpanjang dari usus besar. Panjangnya yaitu dari bagian dasar perut bagian kanan hingga bergerak keatas sampai dihati.
  • Kolon Transversum, melekat pada perut oleh sekelompok jaringan yang disebut omentum. Kemudian beralih ke bawah pada limpa dan berakhir ke dalam kolon desenden.
  • Kolon Desenden, letaknya di bagian sisi kiri perut dan berakhir ke bagian terakhir dari usus besar.
  • Kolon Sigmoid, berbentuk huruf S dan bergabung dengan kolon desenden dan rektum. Letaknya di sisi kiti bagian bawah perut. Kolon sigmoid memiliki kemampuan untuk mengusir sampah menuju ke rektum.
  • Rektum, merupakan bagian terakhir dari usus besar. Pada bagian inilah limbah dalam bentuk feses disimpan sampai nantinya akan dikeluarkan melalui anus. Rektum terdiri dari lapisan mukosa tebal dan banyak tersusun akan pembuluh darah.

Fungsi Usus Besar pada Sistem Pencernaan

Usus besar memiliki beberapa fungsi yaitu sebagai berikut:
  1. Menyerap air dan garam dari sisa makanan yang sebelumnya telah di proses di Usus Halus
  2. Menjaga keseimbangan cairan darah 
  3. Membuang atau menghilangkan limbah beracun (sisa makanan yang tidak berguna lagi) dari tubuh kita.
  4. Menyimpan sementara feses sebelum dikeluarkan melalui Anus.
  5. Tempat untuk memproduksi vitamin K yaitu vitamin yang berperan dalam pembekuan darah
Nah saya rasa sekian materi kita kali ini mengenai Fungsi Usus Besar Pada Sistem Pencernaan Manusia, semoga bermanfaat dan jangan lupa like dan share artikel ini ya..

Baca Juga Artikel Terkait:

One Response

Leave a Reply