Isi Perjanjian Renville dan Latar Belakang

Hai semuanya, kali ini saya akan berbagi artikel tentang Perjanjian Renville dan juga isi perjanjian renville itu sendiri. Nah sob berbicara tentang perundingan Renville ini, sangat erat kaitannya dengan masa dimana sedang memanaskan situasi antara Indonesia dan Belanda.

Kedua belah pihak masih berseteru walaupun negara kita Indonesia sudah memproklamirkan diri sebagai negara yang merdeka, namun pihak Belanda menjadi salah satu negara yang tidak suka dengan kemerdekaan Indonesia, maka dari itu, Belanda melakukan cara-cara agar Indonesia kembali ketangan mereka.

Nah dari hal itu mulailah muncul berbagai perjanjian antara Indonesia dan juga Belanda. Salah satu perjanjian yang sebelumnya sudah saya bahasa adalah perjanjian Linggarjati yang manamenghasilkan beberapa keputusan penting yang perlu sobat ketahui. Jadi bagi sobat yang belum mengerti perjanjian tersebut, bisa langsung membaca artikel yang sudah saya sediakan diatas.

Oke tidak usah berbasa-basi lagi, langsung saja kita mulai pembahasan kita mengenai isi perjanjian Renville

Perundingan/Perjanjian Renville

Perjanjian Renville
Dari kontak pendahuluan yang dilakukan oleh KTN terhadap Indonesia dan Belanda menunjukkan bahwa masing-masing pihak tidak ingin bertemu di daerah yang dikuasai oleh masing-masing pihak. Artinya perundingan tidak boleh dilakukan diwilayah yang dikuasai oleh Indonesia maupun Belanda.
Awalnya, Belanda menawarkan supaya perundingan dilakukan di Jakarta, namun tawaran tersebut ditolak oleh pihak RI dengan alasan karena Jakarta saat itu merupakan wilayah pendudukan Belanda. RI berkeinginan agar perundingan dilakukan diwilayah yang tidak dikuasai oleh Belanda.
KTN akhirnya mengusulkan agar perundingan dilakukkan ditempat yang netral, tidak memihak Indonesia maupun Belanda. Akhirnya diputuskan untuk perundingan tersebut diadak di kapal angkatan laut Amerika Serikat yang bernama USS Renville. Itulah yang menjadi cikal bakal perjanjian ini dikenal dengan perjanjian Renville.
Perundingan Renville dimulai pada tanggal 8 Desember 1947. Delegasi RI dipimpin oleh Perdana Menteri Amir Syarifuddin, sedangkan Delegasi Belanda dipimpin oleh R. Abdulkadir Widjojoatmodjo.
Perundingan antar keduanya kemudian menghasilkan keputusan yang ditandatangani pada tanggal 17 Januari 1948.

Isi Perjanjian Renville

Isi Perjanjian Renville
Nah sob setelah mengetahui proses terjadinya perundingan Renville tersebut, pasti sobat penasaran kan idi perundingan Renville itu sendiri? Berikut hasilnya :
  1. RI menyetujui dibentuknya Negara Indonesia Serikat.
  2. Daerah RI yang diduduki Belanda setelah agresi tetap dikuasai Belanda sampai diselenggarakan plebisit untuk menjajaki kehendak rakyat.
  3. RI bersedia menarik semua pasukan TNI yang berada didaerah pendudukan Belanda (kantong-kantong gerilya).
Nah itu dia sob perjanjian Renville yang terjadi antara Indonesia dengan Belanda yang mana dilaksanakan di Kapal Angkatan Laut Amerika yang bernama USS Renville, semoga bermanfaat ya sob.

Leave a Reply