Strategi Target Pasar dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhi

Segmentasi pasar dalam kegiatan bisnis dan manajemen adalah hal penting. Kita perlu menentukan segmentasi pasar yang diinginkan dengan langkah –langkah yang tepat. Penentuan target pasar dan sasaran pasar ini juga merupakan bagian penting dalam proses pemasaran. Segmentasi pasar dan target pasar pada dasarnya merupakan dua hal yang berbeda. Meski begitu, masih banyak yang bingung untuk membedakan keduanya.

Pengertian Target Pasar

Segmentasi pasar dapat diartikan sebagai upaya pembagian konsumen yang bermacam-macam atau sifatnya heterogen dalam kelompok –kelompok kecil dengan karakteristik yang sama atau sifatnya homogen. Sedangkan target pasar memiliki pengertian sebagai upaya memilih kelompok konsumen yang hendak dilayani.

Dari kedua pengertian ini, kita bisa memahami perbedaan mendasar dari segmentasi pasar dan target pasar. Segmentasi pasar dilakukan di awal, baru setelah mendapatkan gambaran segmentasi pasar, kita bisa menentukan target pasar.

Untuk menentukan target pasar ini, perusahaan harus sangat hati –hati dalam melakukan penilaian dan pertimbangan. Dengan begitu, perusahaan dapat menentukan ukuran segmen sesuai dengan target pencapaian volume penjualan serta laba yang diinginkan. Target pasar yang ditentukan harus tepat dan tidak terlalu luas. Dengan begitu, perusahaan bisa terhindar dari biaya yang terlalu tinggi yang melebihi kenaikan penjualan dan laba akibat target pasar yang terlalu luas.

Faktor yang Mempengaruhi Target Pasar

Strategi Target Pasar

Dalam menentukan target pasar, terdapat beberapa faktor yang perlu menjadi pertimbangan. Faktor yang mempengaruhi penentuan target pasar, meliputi :

# Ukuran segmen

Perusahaan besar cenderung memilih segmen pasar yang besar pula, serta dengan volumen penjualan yang juga besar. Sedangkan perusahaan yang kecil, lebih cenderung memilih segmen pasar yang juga lebih kecil dan dengan volume penjualan lebih kecil pula. Dengan begitu, perusahaan dapat menyesuaikan target pasar sesuai kemampuannya masing –masing.

# Pertumbuhan segmen

Segmen pasar yang tersedia sangat mungkin untuk berupah. Hal ini berarti jika semen pasar yang kini dianggap kecil, bisa saja tumbuh menjadi segmen pasar yang lebih besar dan potensial di masa yang akan datang. Itu sebabnya, perusahaan juga perlu mempertimbangkan segmen pasar kecil yang dianggap potensial dalam memberikan laba bagi perusahaan.

# Posisi persaingan

Segmen pasar yang dipilih haruslah yang potensial serta mampu mendatangkan keuntungan bagi perusahaan. Karenanya, perusahaan dapat memilih segmen pasar yang memiliki jumlah pesaing sedikit. Jumlah pesaing yang sedikit cenderung lebih menguntungkan posisi perusahaan untuk mendapatkan laba.

# Biaya untuk mencapai segmen

Perusahaan juga perlu untuk mempertimbangkan biaya untuk mencapai segmen pasar yang hendak ditargetkan. Segmen pasar yang tidak sesuai dengan kegiatan pemasaran hendaknya tidak dijadikan pilihan. Tujuannya agar pengeluaran biaya pemasaran perusahaan tidak sia –sia.

# Kesesuian tujuan dengan kemampuan perusahaan

Setelah memilih segmen pasar, maka hendaknya segmen tersebut dikerjakan dengan sungguh –sungguh. Dalam artian, perusahaan tidak mencoba beralih ke segmen pasar yang lain yang belum dipilih dan direncanakan. Sebab, jika ini dilakukan maka risiko terjadinya kerugian akibat kesalahan pemilihan segmen pasar akan lebih besar.

Proses Pelaksanaan Target Pasar

Target pasar perlu dilaksanakan melalui proses yang runtut. Proses pelaksanaan target pasar oleh perusahaan dapat dilakukan dengan runtutan seperti berikut :

  • Mengembangkan acuan pemasaran pada setiap segmen pasar sasaran yang telah ditentukan
  • Memilih segmen pasar sasaran atau target pasar
  • Mengembangkan posisi produk pada setiap segmen pasar sasaran
  • Mengembangkan profil segmen psar yang hendak dihasilkan
  • Mengembangkan ukuran atau kriteria daya tarik segmen pasar yang ada
  • Mengidentifikasi dasar dalam mensegmentasikan pasar

Strategi Target Pasar

Definisi strategi target pasar menurut Kenneth R. Andrew, dalam buku “Manajemen Pemasaran dan Pemasaran Jasa” adalah suatu pola keputusan yang ada dalam perusahaan untuk menentukan dan mengungkapkan sasaran, maksud dan tujuan demi menghasilkan kebijakan utama, dan perencanaan agar dapat mencapai tujuan sekaligus merinci jangkauan bisnis yang hendak dikejar oleh perusahaan.

Untuk melaksanakan strategi target pasar ini, perusahaan dapat memilih tiga alternatif dari strategi target pasar yang ada. Adapun pilihan strategi target pasar perusahaan yang dapat dilakukan, sebagai berikut :

# Differentiated Marketing

Differentiated marketing merupakan suatu bentuk usaha yang dilakukan oleh perusahaan dalam rangka mengidentifikasikan kelompok – kelompok pembeli tertentu, yang dilakukan melalui pembagian pasar ke dalam dua kelompok atau lebih.

Untuk melakukannya, perusahaan perlu membuat produk yang berbeda – beda pada masing – masing segmen pasar yang ada. Dengan begitu, jumlah penjualan barang dan jasa dapat lebih meningkat. Hal ini juga bertujuan agar bisa mendapat kedudukan yang kuat pada setiap segmen pasar.

# Undifferentiated Marketing

Undifferentiated marketing adalah usaha perusahaan yang dilakukan melalui peninjauan pasar yang dilakukan secara keseluruhan dan memusatkan pada kemasan -kemasan barang, dengan tujuan untuk memenuhi keinginan dan kebutuhan konsumen. Strategi target pasar dengan undifferentiated marketing dapat dilakukan dengan berdasar pada upaya penghematan ongkos – ongkos, baik ongkos pada bidang pemasaran maupun ongkos perusahaan pada umumnya.

# Concentrated Marketing

Concentrated marketing adalah usaha perusahaan yang dilakukan dengan jalan memusatkan pemasaran produk –produk miliknya pada satu atau beberapa kelompok pembeli saja yang dianggap potensial. Tujuannya adalah untuk memusatkan pemasaran hanya pada segmen pasar yang dilayani. Hal ini dapat membuat perusahaan lebih hemat dalam operasi pemasaran. Sebab, spesialisasi dalam hal produk, harga, promosi, dan distribusi akan membuat ongkos operasi pemasaran jadi lebih minim.

Pemilihan Strategi Target Pasar

Persaingan dalam dunia usaha atau bisnis adalah hal wajar. Sudah hal yang wajar bila masing –masing perusahaan ingin untuk dapat memenangkan persaingan dalam ranah bisnis yang dikelolanya. Untuk itu, perusahaan perlu memiliki strategi yang tepat untuk memilih target pasra.

Penetapan target pasar oleh perusahaan dapat dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai faktor yang ada. Ada pun faktor yang menjadi membatasi pemilihan strategi target pasar, meliputi :

# Sumber – sumber yang dimiliki perusahaan

Sumber – sumber yang dimiliki oleh perusahaan dapat menjadi faktor penentu yang cukup penting dalam menentukan strategi target pasar yang dipilih. Jika sumber -sumber yang dimiliki oleh perusahaan terbatas, maka perusahaan dapat memilih strategi concentrated marketing sebagai strategi yang paling tepat.

# Homogenitas produk

Perusahaan yang menghasilkan produk dengan sifat homogena atau dengan homoginitas produk, akan lebih tepat bila memilih strategi target pasar berupa undifferentiated marketing.

# Homoginitas pasar

Homogenitas pasar merupakan suatu kondisi ketika sejumlah pembeli memiliki selera yang sama. Selain itu, jumlah pembelian produk pada setiap periode hampir sama, dan reaksi terhadap pemasaran produk juga sama juga merupakan bentuk dari homogenitas pasar. Apabila perusahaan menghadapi homogenitas pasar, maka strategi target pasar yang tepat untuk dipilih adalah strategi differentiated marketing.

# Tahap – tahap siklus kehidupan produk

Apabila produk yang hendak dipasarkan oleh perusahaan adalah barang baru dengan macam yang hanya sedikit, maka strategi target pasar yang paling tepat untuk dilakukan adalah strategi undifferentiated marketing dengan sasaran hanya untuk memenuhi permintaan primer saja.

Sumber :https://portal-ilmu.com/strategi-target-pasar

Leave a Reply